PELAPASAN GURU DAN KARYAWAN PURNA BAKTI: HARUS TETAP JAGA SILATURRAHMI

SD Muhammadiyah Ponorogo melepas satu guru yang telah memasuki masa purna bakti yaitu Bapak Suparlan, S.Pd.I. , dan dua karyawan yaitu Bapak Robin Andriawan, S.I.Pust, dan Bapak Nur Arifin, SH. I yang akan beralih tugas ke tempat lain. Masing-masing telah mengabdi dalam kurun waktu yang lama untuk SD Muhammadiyah ponorogo. Bapak Suparlan, S.Pd.I. yang telah mengabdi selama 33 tahun, Bapak Nur Arifin, SH. I mengabdi selama 11 tahun, dan Bapak Robin Andriawan, S.I.Pust yang telah mengabdi selama 7 tahun. Untuk melepas guru dan karyawan tersebut, SD Muhammadiyah Ponorogo menyelenggarakan kegiatan perpisahan pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula SD Muhammadiyah Ponorogo. Kegiatan perpisahan di hadiri oleh Bapak Bapak Suparlan, S.Pd.I, Bapak Robin Andriawan, S.I.Pust, beserta guru dan karyawan SD Muhammadiyah Ponorogo. Acara diawali dengan pembukaan, setelah itu pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dilanjutkan dengan Sambutan Kepala SD Muhammadiyah Ponorogo (Ibu Hartiningsih, S.Pd). Tak henti ibu Hartiningsih, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada guru dan karyawan yang memasuki masa purna bakti karena beliau telah mengabdi untuk waktu yang lama di SD Muhammadiyah Ponorogo. Ibu Hartiningsih, S.Pd juga berdoa untuk kesehatan dan kebahagiaan guru dan karyawan yang akan berpisah. Pesan yang tidak dilupakan yakni, walaupun berpisah tetaplah menjaga silaturrahmi dengan warga SD Muhammadiyah Ponorogo. Gerbang SD Muhammadiyah selalu terbuka untuk siapapun keluarga besar SD Muhammadiyah Ponorogo. Ibu Hartiningsih, S.Pd juga menyampaikan kepada guru dan karyawan purna bakti beserta seluruh warga sekolah untuk selalu mengikuti kegiatan ke Muhammadiyah an di lingkungan masyarakat. Sambutan kedua yaitu dari perwakilan guru dan karyawan yang telah usai dalam mengabdi, yakni Bapak Suparlan, S.Pd.I. Beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga SD Muhammadiyah Ponorogo yang selama ini telah bersama-sama dalam berpikir kreatif dan berjuang untuk membawa nama baik SD Muhammadiyah Ponorogo. Selain itu Bapak Suparlan, S.Pd.I. juga menyampaikan ide-ide yang kreatif untuk dikembangkan dan disepakati bersama agar SD Muhammadiyah menjadi sekolah dasar yang kreatif, inovatif, islami dan juga di minati oleh masyarakat luas. Setelah sambutan selesai,maka dilanjutkan dengan do’a. Acara selanjutnya yaitu penyerahan cendera mata dari SD Muhammdiyah Ponorogo yang diserahkan oleh Ibu Hartiningsih, S.Pd diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama dengan seluruh guru dan karyawan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. HUMAS SD MUH PO. RHM

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *